Tags Posts tagged with "basic command linux"

basic command linux

0 4

Nah di artikel sebelumnya kita belajar menghentikan proses dengan top, htop dan xkill. Namun untuk proses tertentu yang menggunakan port kita tidak bisa memakai tools tersebut. Coba tebak, bagaimana melakukan xkill pada service yang jalan port tidak memakai GUI (Graphical User Interface) ?. Nah, kita bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk membunuh proses yang menggunakan port tertentu pada Ubuntu.

Pada tutorial ini, saya mencoba menjalankan artisan dari framework laravel.

jalankan-aravel

Pada gambar diatas kita bisa melihat bahwa laravel menggunakan port 8000. Sekarang kita cari tahu port 8000 menggunakan id proses no berapa. Caranya dengan menuliskan netstat -lpn | grep 8000 pada terminal

lihat-port

Nah, dari gambar diatas kita tahu port 8000 dijalankan oleh php5 dengan proses id 3349. Tinggal satu langkah lagi untuk melakukan pembunuhan. Caranya dengan memakai perintah kill. Pada kasus ini saya menulisakan perintah kill 3349 pada terminal dimana 3349 merupakan process id dari php5.

port-sudah-tidak-ada

Dan selesai sudah, mudah bukan.

0 5

Baru pakai ubuntu? Bingung cara mematikan proses pada ubuntu? Yup, bagi kita yang biasa memakai windows kemudian berpindah ke linux yang mudah dipakai (baca : Ubuntu) akan bingung bagaimana cara untuk mematikan proses pada ubuntu. Pada windows kita bisa menggunakan task manager tinggal tekan ctrl + alt + del kemudian pilih proses yang akan dimatikan. Pada ubuntu kita bisa memilih menggunakan salah satu dari 3 cara berikut. (jika ada yang mau nambah silahkan.)

1. Menggunakan top

Top merupakan aplikasi di terminal ubuntu, jadi kita tidak perlu melakukan instalasi lebih dulu. Top biasa digunakan untuk memantau proses dalam device kita. Untuk mematikan proses kita tinggal masuk terminal linux, ketik top kemudian akan tampil proses yang ada, selanjutnya ketik huruf k, masukan no PID dan tekan enter. Mudah bukan?

gambar-top

2. Menggunakan htop

Berbeda dengan top, program htop pada ubuntu tidak disertakan, jadi kita harus melakukan instalasi lebih dulu. Untuk menginstallnya kita bisa masuk ke terminal dan tulis perintah ini :

sudo apt-get install htop

Kita akan diminta memasukan password kita agar bisa melakaukan instalasi htop. Setelah selesai tinggal ketik htop pada terminal dan akan muncul tampilan sebagaimana pada gambar di bawah ini.

gambar-htop

Yup, tampilan htop lebih ‘meriah’ daripada top bukan. Jika dengan top kita harus menghafalkan no PID (no proses di cpu), dengan htop kita bisa memilih dengan cursor atau tombol bawah dan atas proses yang akan kita “kill“, selanjutnya tekan f9 dan enter. Mudah bukan?

3. Menggunakan xkill

Menurut saya, ini cara paling mudah untuk mematikan proses pada ubuntu, meskipun dengan keterbatasan proses yang dimatikan harus tampil di layar. Dengan xkill kita cukup ketik xkill di terminal dan enter, setelah itu cursor kita akan berbentu x , pilih proses yang akan dimatikan, semisal browser chrome, klik kan cursor ke chrome tadi dan chrome akan dimatikan. Sangat mudah.

gambar-xkill

Bagaimana cara mematikan proses yang dijalankan oleh root? Yup pertanyaan yang bagus. Jika sebuah proses dijalankan oleh root, user biasa tidak diperkenankan untuk mematikan prosesnya. Kita cukup menambahkan sudo di depan perintah kita di terminal, contoh : sudo top, sudo htop dan sudo xkill. Dengan begitu kita sudah bisa mematikan proses yang dijalankan root. Mudah sekali. Ada opini dan cara lain? Silahkan tuangkan dalam komentar.

1 25

Berikut ini adalah beberapa Linux basic command ( perintah dasar linux ) yang penting untuk diketahui, termasuk untuk pemula.

1. ls
Digunakan untuk menampilkan keseluruhan file pada directory aktiv. Perintah ls -l digunakan untuk menampilkan file dengan hak akses, dan owner file tersebut.
2. uname
Untuk menampilkan detail PCU, operating system, dan kernel
3. lsblk ( list block )
Digunakan untuk menampilkan blok device partisi dengan penamaannya.
4. history
Digunkan untuk menampilkan riwayat “command linux” yang digunakan.
5. sudo ( super user do )
Digunakan untuk menjalankan perintah sebagai user root.
$sudo apt-get install
6. mkdir
Digunakan untuk membuat directori.
7. touch
Digunakan untuk mengupdate waktu akses (timestamp) dari suatu file. Apabila file tidak ditemukan akan membuat file baru.
8. chmod
Digunakan untuk memberikan hak akses pada file maupun directory. Hak akses terdiri dari read, write, dan execute. Subyek yang mengakses sendiri terdiri dari user biasa, group, dan world. Pemberian hak ases menggunakan konversi biner desimal. contoh:
rwxrwxrwx abc.txt
tiga huruf paling dari paling kiri mewakili hak akses user biasa, tiga selanjutnya user group, dan 3 terakhir world.
root@tecmint:~# chmod 777 abc.txt
perintah diatas digunakan untuk memberikan hak akses untuk semua user.
9 chwon (change file owner and group)
Digunakan untuk mengubah kepemilikan atas suatu file atau direktori.
root@madhida:~# ls -l

drwxr-xr-x 3 server root 4096 May 10 11:14 abc.txt
file abc.txt diatas dimiliki oleh user server dan group root
root@madhida:~# chown server:server abc.txt

drwxr-xr-x 3 server server 4096 May 10 11:14 abc.txt
perintah diatas mengubah kepemilikan menjadi user server dan group server.
10. apt (Advanced Package Tool)
Digunakan untuk memanaga paket aplikasi di linux.
$sudo apt-get install "nama paket" // untuk install paket
$sudo apt-get update // untuk update list paket

11. tar (Tape Archive)
Digunakan untuk menextract file archive. Semacam aplikasi winrar di windows.
root@madhida:~# tar -zxvf abc.tar.gz ('z' untuk .tar.gz)

root@madhida:~# tar -jxvf abc.tar.bz2 (‘j’ untuk .tar.bz2)

root@madhida:~# tar -cvf archieve.tar.gz(.bz2) /path/to/folder/abc
12. cal
Digunakan untuk menampilkan calendar.
13. date
Digunakan untuk menampilkan tanggal saat ini.
14. cat
Digunakan untuk menggabungkan dua file text atau menampilkan isi suatu file plain text.

root@madhida:~# cat a.txt b.txt c.txt d.txt abcd.txt

root@madhida:~# cat abcd.txt
….
contents of file abcd

15. cp
Digunakan untuk mencopy file.
root@madhida:~# cp /home/user/Downloads abc.txt /home/user/Desktop (Return 0 when sucess)
16. mv
Digunakan untuk memindah file.
root@madhida:~# mv /home/user/Downloads abc.txt /home/user/Desktop (Return 0 when sucess)
17. pwd
Digunakan untuk menampilkan directory aktiv
root@madhida:~# pwd

/home/user/Desktop
18. cd
Digunakan untuk berpindah directory aktiv
root@madhida:~# cd /home/user/Desktop