Authors Posts by Suryono

Suryono

8 POSTS 3 COMMENTS
Manusia yang satu ini pernah mencoba peruntungan kerja sebagai programmer di situs jejaring sosial edukasi selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya memutuskan menjadi pengangguran

0 4

Nah di artikel sebelumnya kita belajar menghentikan proses dengan top, htop dan xkill. Namun untuk proses tertentu yang menggunakan port kita tidak bisa memakai tools tersebut. Coba tebak, bagaimana melakukan xkill pada service yang jalan port tidak memakai GUI (Graphical User Interface) ?. Nah, kita bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk membunuh proses yang menggunakan port tertentu pada Ubuntu.

Pada tutorial ini, saya mencoba menjalankan artisan dari framework laravel.

jalankan-aravel

Pada gambar diatas kita bisa melihat bahwa laravel menggunakan port 8000. Sekarang kita cari tahu port 8000 menggunakan id proses no berapa. Caranya dengan menuliskan netstat -lpn | grep 8000 pada terminal

lihat-port

Nah, dari gambar diatas kita tahu port 8000 dijalankan oleh php5 dengan proses id 3349. Tinggal satu langkah lagi untuk melakukan pembunuhan. Caranya dengan memakai perintah kill. Pada kasus ini saya menulisakan perintah kill 3349 pada terminal dimana 3349 merupakan process id dari php5.

port-sudah-tidak-ada

Dan selesai sudah, mudah bukan.

0 2

Sebelum kita membahas lebih lanjut tutorial menggunakan composer, kita harus tahu dulu apa itu composer. Apakah sejenis kuliner? Model hijab? Ataukah sejenis tumbuhan? Composer adalah dependency manager. Composer bisa membantu kita untuk me manage packages atau libraries yang akan digunakan dalam project kita dan meng-install dalam folder di aplikasi kita (biasanya dalam folder vendor). Jadi dengan composer kita cukup mendeklarasikan packages atau libraries yang kita butuhkan dan composer akan membantu mencari dan menginstall dalam aplikasi kita. Semisal suatu waktu akan ganti libraries, tinggal ubah deklarasinya. Mudah bukan?

Untuk mendeklarasikan dependency kita perlu menambahkan di file composer.json. Contohnya

{
  "require": {
     "laravel/framework": "5.0.*"
   },
}

Dari konfigurasi tersebut, kita akan menginstall framework laravel dengan versi 5.0 ke atas. Yang perlu diingat, compser membutuhkan php dengan versi 5.3.2 ke atas. Jadi kalo masih menggunakan versi php dibawahnya bisa di upgrade dulu.

Instalasi Composer

a. Instalasi pada linux
Untuk instalasi pada linux, caranya cukup mudah. Pertama kita harus menginstall php dulu. Pastikan php yang kita install bisa menjalankan curl, jika belum cari tutorial untuk menambahkan extention nya. Kemudian buka terminal dan masukan kode berikut :

curl -sS https://getcomposer.org/installer | php

Dengan itu kita mendapatkan file composer.phar. Jika kita ingin dapat mengeksekusi composer dalam folder apapun, jalankan kode berikut, tentunya dengan mode sudo.

mv composer.phar /usr/local/bin/composer

File composer.phar kita akan dipindahkan dalam folder usr/local/bin dengan nama composer. Jadi kita bisa memanggil cukup dengan composer saja.

b. Instalasi pada windows
Untuk meng install composer pada windows. Download composer-setup.exe. Ini akan menginstall compser terbaru, kemudia setting PATH sehingga kita bisa memanggil compser dari folder manapun. Tutorial setting PATH banyak tersedia di google.

Cara Menggunakan

Asumsinya kita sudah bisa memasang composer secara global, jika anda belum bisa pastikan menggunakan kode php compser.phar dan file composer.phar ada di folder yang akan kita jalankan.

1. Install dependency
Untuk menginstall seluruh dependency yang ada. Kita cukup menggunakan kode di command line berikut dalam folder yang kita inginkan.

composer install

2. Menambakan packages

composer require [yang ditambahkan]

misalnya : vendor/package:2.* , artinya kita akan menambahkan library vendor/ paket package dengan versi 2. ke atas.

 

3. Update package

composer update

4. Mencari packages

composer search [yang dicari]

Jika ingin mengetahui lebih lanjut penggunaan composer, bisa melihat di situs resmi dari composer. http://getcomposer.org . Selamat mencoba

0 2

Pernah mengalami error seperti dibawah ini ketika install aplikasi di ubuntu?.

     E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock – open (11 Resource temporarily unavailable)
     E: Unable to lock the administration directory (/var/lib/dpkg/) is another process using it?

Pada kasus yang saya alami, kejadian tersebut terjadi karena sebelum saya selesai meng-install aplikasi dropbox  dengan dpkg, proses nya saya kill di terminal. Sehingga ketika akan meng-install aplikasi dengan terminal tidak bisa. Solusinya simpel sekali, cukup hapus folder lock dan folder lock di cache nya dengan perintah dibawah ini. Anda akan bisa melakukan instalasi aplikasi lagi. :)

     sudo rm /var/lib/apt/lists/lock

     sudo rm /var/cache/apt/archives/lock

0 5

Secara default tampilan netbeans kita menggunakan theme nimbus. Bagi sebagian programmer, tampilan terang dan cerah tidak disukai, lebih cepat membuat mata lelah. Meskipun adapula yang sebaliknya. Tutorial ini akan membahas bagaimana cara mengganti default theme pada netbeans menjadi theme yang gelap (dark theme). Semoga anda termasuk tipe programmer yang suka kegelapan. :)

Tampilan Theme Nimbus
Tampilan Theme Nimbus

Caranya mudah sekali untuk merubah theme netbeans kita menjadi dark look and feel.
1. Buka netbeans kesayangan kita.
2. Klik tools → plugin
3. Setelah dialog box muncul, pilih tab aviable plugins cari Dark Look and Feel Themes, centang dan klik install.
4. Setelah selesai instalasi theme netbeans, restart dan kemudian tampilan netbeans kita sudah berganti.
5. Jika kita ingin mengganti dengan theme yang lain cukup klik tools → options → appearance → look and feel → pilih theme kesukaan kita. Mudah kan?

Tampilan Dark Metal Theme
Tampilan Dark Metal Theme

0 5

Baru pakai ubuntu? Bingung cara mematikan proses pada ubuntu? Yup, bagi kita yang biasa memakai windows kemudian berpindah ke linux yang mudah dipakai (baca : Ubuntu) akan bingung bagaimana cara untuk mematikan proses pada ubuntu. Pada windows kita bisa menggunakan task manager tinggal tekan ctrl + alt + del kemudian pilih proses yang akan dimatikan. Pada ubuntu kita bisa memilih menggunakan salah satu dari 3 cara berikut. (jika ada yang mau nambah silahkan.)

1. Menggunakan top

Top merupakan aplikasi di terminal ubuntu, jadi kita tidak perlu melakukan instalasi lebih dulu. Top biasa digunakan untuk memantau proses dalam device kita. Untuk mematikan proses kita tinggal masuk terminal linux, ketik top kemudian akan tampil proses yang ada, selanjutnya ketik huruf k, masukan no PID dan tekan enter. Mudah bukan?

gambar-top

2. Menggunakan htop

Berbeda dengan top, program htop pada ubuntu tidak disertakan, jadi kita harus melakukan instalasi lebih dulu. Untuk menginstallnya kita bisa masuk ke terminal dan tulis perintah ini :

sudo apt-get install htop

Kita akan diminta memasukan password kita agar bisa melakaukan instalasi htop. Setelah selesai tinggal ketik htop pada terminal dan akan muncul tampilan sebagaimana pada gambar di bawah ini.

gambar-htop

Yup, tampilan htop lebih ‘meriah’ daripada top bukan. Jika dengan top kita harus menghafalkan no PID (no proses di cpu), dengan htop kita bisa memilih dengan cursor atau tombol bawah dan atas proses yang akan kita “kill“, selanjutnya tekan f9 dan enter. Mudah bukan?

3. Menggunakan xkill

Menurut saya, ini cara paling mudah untuk mematikan proses pada ubuntu, meskipun dengan keterbatasan proses yang dimatikan harus tampil di layar. Dengan xkill kita cukup ketik xkill di terminal dan enter, setelah itu cursor kita akan berbentu x , pilih proses yang akan dimatikan, semisal browser chrome, klik kan cursor ke chrome tadi dan chrome akan dimatikan. Sangat mudah.

gambar-xkill

Bagaimana cara mematikan proses yang dijalankan oleh root? Yup pertanyaan yang bagus. Jika sebuah proses dijalankan oleh root, user biasa tidak diperkenankan untuk mematikan prosesnya. Kita cukup menambahkan sudo di depan perintah kita di terminal, contoh : sudo top, sudo htop dan sudo xkill. Dengan begitu kita sudah bisa mematikan proses yang dijalankan root. Mudah sekali. Ada opini dan cara lain? Silahkan tuangkan dalam komentar.